Blog

Apa yang harus discan saat picking?

 

  

picking gudang 

  

Ada Software WMS yang mengharuskan scan rak dan scan barang saat picking, tapi ada juga WMS yang cukup scan rak tanpa scan barang saat picking.

 

Falcon WMS berbeda dengan Software WMS atau Software Gudang lain saat picking.

 

Software WMS lain dengan sistem barcode SKU  mengharuskan scan barcode lokasi, scan barcode barang, input kuantiti, dan scan barcode serial jika menginginkan ada barcode serial juga. 

Mengapa Software WMS sistem barcode SKU mengharuskan scan barcode lokasi ?

Karena pada sistem barcode SKU dus dengan dengan SKU sama akan memiliki barcode yang sama.

SKU yang sama di gudang umumnya tersebar ke beberapa lokasi, jadi jika personil gudang picking satu dus dari satu lokasi maka WMS tidak akan tahu dari lokasi mana dia diambil karena barcodenya sama, pembedanya adalah barcode lokasi, oleh karena itu barcode lokasi harus discan di Software WMS sistem barcode SKU.

Pada Software WMS sistem barcode SKU jika ingin memantau tanggal expire biasanya tiap kemasan barang ditempel 2 label barcode, label barcode SKU dan label barcode serial.

 

Proses yang utama yang dominan dan perlu cepat di gudang adalah proses picking, jika proses picking lambat keseluruhan operasional gudang akan menjadi lambat.

Banyak Perusahaan gagal mengimplementasikan Software WMS karena terkejut ternyata proses picking lebih lambat dibanding existing sistem secara manual, pengiriman barang menjadi lebih lambat, Direksi keberatan dengan hal ini.

 

Pertanyaan saya kepada Manager Gudang saat mereka akan membeli Software Gudang biasanya seperti ini : "Mana yang lebih cepat picking dengan cara lama atau picking cara baru dengan Software Gudang", hampir semua Manager Gudang biasanya menjawab lebih cepat picking dengan Software Gudang yang mana picker akan melakukan scan saat picking.

Saya akan menjawab belum tentu, bisa jadi picking cara baru dengan Software Gudang scan saat picking akan lebih lambat.

Mengapa hal ini terjadi, jangan lupa saat picking dengan cara lama, picker hanya melihat kertas kemudian dengan memorinya pergi ke rak di mana biasa barang itu disimpan, ambil barangnya beres. Dengan Software WMS sistem barcode SKU ada pekerjaan tambahan yang harus dilakukan scan rak, scan barang, dsb.

Saya ulang kalimat di bagian atas artikel ini : "Software WMS lain dengan sistem barcode SKU  mengharuskan scan barcode lokasi, scan barcode barang, input kuantiti, dan scan barcode serial jika menginginkan ada barcode serial juga".

Ini artinya untuk tiap lokasi picking personil gudang harus scan 3 kali : scan rak, scan barcode SKU, input kuantiti, dan scan barcode serial. Urutan scan tidak boleh terbalik. Hal ini kemungkinan besar akan membuat picking dengan Software WMS sistem barcode SKU lebih lambat dibanding dengan cara manual selama ini.

Saat implementasi awal Software Gudang lebih lambat dapat dimaklumi, jika setelah satu tahun atau lebih tetap lebih lambat dan mengganggu maka Manajemen Direksi akan mulai terganggu dengan hal ini.

Bagaimana jalan keluar dari hal ini ?

Falcon WMS memberi jalan keluar dari masalah ini.

 

Saat picking Falcon WMS dengan sistem barcode serial memberi dua opsi : picking tanpa scan barcode dan picking dengan scan barcode.

Opsi 1. Picking tanpa scan barcode artinya personil gudang tidak membawa barcode scanner saat picking, personil gudang cukup membawa kertas picking list yang diprint oleh Falcon WMS yang mana mencantumkan kode bin dan nomor dus atau palet yang harus diambil, pergi ke rak, ambil barangnya selesai, tanpa scan rak dan tanpa scan barang. Setelah itu barang yang dipick diberikan ke checker untuk diverifikasi menggunakan barcode scanner.

Cara ini pasti lebih cepat dan akurat dibanding cara manual selama ini.

 

Opsi 2. Picking dengan scan barcode. Picking list tidak diprint di kertas namun tampil di mobile barcode scanner. Saat tiba di rak personil gudang cukup scan barcode serial barang saja, barcode lokasi tidak perlu discan, karena secara implisit lokasi terkandung di dalam tiap barcode serial, kuantiti tidak perlu diinput sehingga barcode scanner yang digunakan tidak memerlukan layar, dapat menggunakan bluetooth scanner.